JAKARTA,
PedomanNEWS.com - Kalau di era '80-an kita mengenal tarian
Break Dance, kini anak-anak muda di hampir seluruh belahan dunia tengah
menggandrungi tarian Shuffle Dance. Walau pun hanya menjadi
pengulangan tren, namun ternyata gerakan Shuffle Dance punya banyak
manfat selain hanya menjadi lifestyle.
Ya, dengan gerakannya yang begitu dinamis, 5
menit bershuffle dinilai sama seperti 30 menit Treadmill. Wow...menarik bukan?
Tentu saja hal ini menjadi suatu daya tarik tersendiri bagi para shuffler -
sebutan bagi penari shuffle - yang memiliki bobot tubuh berlebih.
Coba bayangkan, hanya dengan 5 menit kita
menarikan tarian shuffle, tubuh kita akan membakar ribuan kalori yang pastinya
bermanfaat mengurangi timbunan lemak di tubuh. Selain itu, Shuffle Dance
sendiri dapat dilakukan oleh siapapun, dimanapun. Terlebih saat kita sedang
stres akibat tekanan pekerjaan ataupun tumpukan tugas.
Shuffle merupakan gaya tari, yang berasal
dari Melbourne Underground Scene, Australia. Artinya sendiri yaitu menyeret
kaki, gerakan Shuffle Dance ini menitikberatkan pada gerakan kaki dan tumit
sehingga terlihat menempel di lantai.
Shuffle merupakan bagian dari Street Dance
atau yang dikenal juga sebagai Vernacular Dance. Vernacular kurang lebih dapat
diartikan sebagai menggunakan naluri/insting. Gaya tarian ini tidak terkungkung
oleh satu bentuk tertentu dan bebas bergerak serta berekspresi mengikuti irama
musik yang ada.
Definisi ini menunjukkan, improvisasi
merupakan salah satu elemen penting dalam Street Dance, yang pada akhirnya
memicu munculnya banyak gaya/aliran dalam Street Dance itu sendiri.
Shuffle Dance ini punya beberapa gaya.
Gerakan dasar Shuffle Dance ini ada dua, Running Man dan T-Step. Running Man
itu seperti berlari ditempat, terdiri dari 2 step jalan ditempat tapi tidak
bergerak maju.
Sedangkan T-Step dibagi menjadi beberapa
jenis lagi, beberapa diantaranya Hard Style yang gaya menarinya seperti
menghentakkan kaki. Lalu ada Old Style, ini gaya asli Melbourne Shuffle,
gerakannya tidak terburu-buru, banyak T-Step dan lebih flooping.
Ada juga Mas, Malaysian Style, gerakannya
seperti running man, tetapi hanya satu step. Mereka menggunakan badan yang
didorong kedepan dan mengayun.
Tertarik untuk mencobanya? Silahkan saja ikut
dalam komunitas Shuffle Dance yang ada di kota kamu. Kalau di Jabodetabek,
sudah ada komunitas untuk mewadahi aktivitas para Shuffler, namanya Indo
Rockers.
Menurut Aditya, bagian komunikasi publik Indo
Rockers, komunitas ini merupakan sebuah wadah shuffle dancer terbesar di
Indonesia. Sejak didirikan pada 2009 oleh Jason Ekotama (Fijea), Dimas
Aryoputro, Faizal Mas'ud, Kevin Adrianus, dan Aditya, Indo Rocker sekarang
telah memiliki beberapa tim dengan anggota lebih dari 2.000 orang. (dari
berbagai sumber)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar